Feeds:
Pos
Komentar

I’ve been using WordPress and I think you might like it. Check it out from your Android phone:
http://market.android.com/search?q=pname:org.wordpress.android

Tanaman anggur di Indonesia banyak dipelihara dihalaman rumah sebagai pohon pelindung maupun penghias halaman, sehingga penataan dan persiapan tanaman utk pembuahan tidak dapat maksimal, sehingga sering-sering terjadi pohon tersebut berdaun lebat, subur, daun besar-besar dan merambat kesegala arah namun tidak menghasilkan buah walau sudah dikasi segala jenis pupuk dari jenis a sampai z.

Untuk membuat pohon anggur ini berbuah yang walau ditanam seadanya dan tidak mengikuti kaidah menanam pohon anggur yang benar (yaitu ada cabang utama/ cabang kedua/ cabang ketiga/ cabang pembuahan ) adalah suatu cara yang sangat mudah, namun memang buah yng dihasilkan juga seadanya, tdk terlalu besar-besar, dll)

Caranya adalah :

Tahap pertama: Potong semua ujung cabang yang ada hingga tinggal kira-kira setengah meter atau paling pendek 30 cm dari pangkal cabang. Tidak usah pedulikan apakah itu cabang utama atau cabang kedua, pokoknya seluruh ujung tanaman potong. Memotong cukup dng memutik batangnya kira-kira berjarak paling 30 cm dari pangkal cabang, sehingga masih gampang diputikkan/ dipotong dng tangan sebab bila sudah terlalu mendekati ke pangkal cabang maka cabang sudah keras dan susah diputik/dipotong dng tangan. Ingat…semua ujung cabang yang ada harus habis terpotong.

Tahap kedua: Gali lobang kecil sekitar pangkal tanaman ditanah sebanyak 4 lobang sedalam kira-kira 15 cm, masukkan pupuk NPK sebanyak 1 – 2 sendok makan, tutup galian, dan buat gundukan tanah menutupi pangkal batang.

Tahap ketiga: Siram di bagian jalur gundukan tanah yang melengkung sampai basah.

Tahap keempat: Tunggu dan biarkan, biasanya setelah 1-2 minggu akan keluar cabang baru dan dari cabang baru ini keluar bakal buah anggur-nya. Bila ingin buahnya manis dan besar-besar, maka setelah buah sebesar biji kelereng, lakukan penjarangan buah dengan cara membuang sebahagian buah yang kurang baik bentuknya, besarnya tdk sama, maka dengan pengurangan jumlah buah ini maka buah biasanya manis.

Tahap kelima: Lihat-lihat setiap pagi-siang-sore perkembangan buah anggur tersebut sambil minum kopi dan diiringi musik Enya (serta sebungkus SampoernaAmild bila anda perokok), karena disitulah dan saat itulah saat-saat yang paling mengasikkan dalam memelihara pohon anggur.

Tahap keenam: Berdoalah, semoga buah anggur anda tidak diambil tangan jahil.

Tahap ketujuh: Tidurlah dengan mimpi anggur anda bergantungan berbuah lebat

Makassar, Mei 2008

Tematis tindakan para pelaku penindasan dipengaruhi oleh nilai-nilai dan ideopleksitas pemikiran mereka. tanpa diikuti dengan dialog-dialog, dan mencerminkannya dalam bentuk petualangan-petualangan yang mengasyikkan, diakibatkan oleh kejenuhan-kejenuhan pikiran yang serba abstrak dan tanpa ada dukungan intelektual akademis, ditengah suatu perjuangan menciptakan tatanan baru tanpa dilandasi kemanusiaan dan kecerdasan.

Dunia ini adalah suatu masalah yang harus dilakoni dan diselesaikan, serta merupakan bahan mentah bagi manusia untuk menciptakan sejarah, maka akan timbullah suatu pergolakan bila pelaku dialog tidak mampu berdialog dan menyelesaikan.

Manusia, betapapun bodohnya dan terbenam dalam kebudayaan bisu, dia pasti akan mampu memandang dunianya secara kritis ketika terjadi perjumpaan dengan orang lain dan terbangun dialogis.  Secara bertahap dia akan memahami kondisi disekitarnya yang terjadi dan akan timbul kesadaran pada dirinya tentang realitas masyarakat yang terjadi. Ketika dia tidak memperoleh haknya untuk mengucapkan sendiri maksud hatinya, maka ketika itulah mulai timbul.

Semakin dalam seseorang terjun dalam realitas masyarakat, maka akan semakin radikal ia, tidak takut terhadap apapun, untuk mendengar apapun.

Sebab sebelum hukum Taurat ada, telah ada dosa di dunia. Tetapi dosa itu tidak diperhitungkan kalau tidak ada hukum Taurat. Tetapi hukum Taurat ditambahkan, supaya pelanggaran menjadi semakin banyak; dan di mana dosa bertambah banyak, di sana kasih karunia menjadi berlimpah-limpah, Sebab kamu tidak akan dikuasai lagi oleh dosa, karena kamu tidak berada di bawah hukum Taurat, tetapi di bawah kasih karunia.  Jadi bagaimana? Apakah kita akan berbuat dosa, karena kita tidak berada di bawah hukum Taurat, tetapi di bawah kasih karunia? Sekali-kali tidak! 

Sebab itu, saudara-saudaraku, kamu juga telah mati bagi hukum Taurat oleh tubuh Kristus, supaya kamu menjadi milik orang lain, yaitu milik Dia, yang telah dibangkitkan dari antara orang mati, agar kita berbuah bagi Allah. Sebab waktu kita masih hidup di dalam daging, hawa nafsu dosa, yang dirangsang oleh hukum Taurat, bekerja dalam anggota-anggota tubuh kita, agar kita berbuah bagi maut. Tetapi sekarang kita telah dibebaskan dari hukum Taurat, sebab kita telah mati bagi dia, yang mengurung kita, sehingga kita sekarang melayani dalam keadaan baru menurut Roh dan bukan dalam keadaan lama menurut huruf hukum Taurat. 

Jika demikian, apakah yang hendak kita katakan? Apakah hukum Taurat itu dosa? Sekali-kali tidak! Sebaliknya, justru oleh hukum Taurat aku telah mengenal dosa. Karena aku juga tidak tahu apa itu keinginan, kalau hukum Taurat tidak mengatakan: “Jangan mengingini!” Tetapi dalam perintah itu dosa mendapat kesempatan untuk membangkitkan di dalam diriku rupa-rupa keinginan; sebab tanpa hukum Taurat dosa mati.

Lingkungan bisnis telekomunikasi saat ini, dimana monopoli sdh dicabut, para operator baru maju dengan strategi tarip melalui penurunan tarip pulsa, sehingga sudah saatnya TELKOM mencari cara-cara untuk menurunkan biaya dari tahun ke tahun, namun pulsa dan pelayanan yang dihasilkan masih berkualitas.

Telkom dapat melakukan 2 alternatif utk menurunkan biaya : 1. mengintegrasikan organisasinya dengan organisasi berbasis IT dan menerapkan biaya-biaya standart . 2. Desain ulang pemasaran, penjualan, pelayanan-pelayanan yang ada sampai pada level target biaya yang diinginkan.

Telkom dapat menggunakan kedua-duanya, yaitu dengan cara mengintegrasikan organisasi dan mendesain ulang bisnis proses pemasaran dan pelayanan pelanggannya.

Integrasi organisasi dapat berupa ; merger coorporate dng divisi (penggabungan fungsi kantor korporasi/coorporate/perusahaan dan fungsi kantor divisi, pembubaran kantor divisi dengan cara dilebur dan fungsinya digabung di Ktr Koorporate), menata ulang fungsi-fungsi kantor center (Finance,SDM,Billing, Dll) dengan support pada Datel dan Ktr center itu sendiri.

Perbaikan bisnis proses di pemasaran dan pelayanan dapat berupa ; pelepasan fungsi pelayanan kepada pihak ketiga dng harga ssi target costing, pemasaran dan pemasangan oleh pihak ketiga dengan tarif ssi standart costing sebesar target costing.

Beliau penemu dan orang yang paling meyakini bahwa faktor perbekalan merupakan dasar untuk menetapkan dalil, bahwa rahasia keberhasilan suatu operasi terletak pada usaha untuk memastikan bahwa sudut yang terbentuk pada sasaran (menarik garis lurus dari sasaran) tidak boleh kurang 90 derajat dari titik pangkalan mulai serangan.

Dalam investasi, dalam promosi penjualan, dalam setiap kegiatan, maka perbekalan seharusnya menjadi pertimbangan dalam menentukan strategi.

Apabila terabaikan, maka akan menemukan ketidak berhasilan mencapai sasaran sesuai harapan keseluruhan, nilai hanya didapat pada bagian kecil sasaran tapi bahkan dapat membuyarkan sasaran utama itu sendiri, atau perang bahkan batal dilaksanakan bila perbekalan tdk terdesain dengan baik.

Perbekalan itu penting tapi bukan yang terpenting, diatas itu semua yang memegang peranan penting adalah cara atau strategi, itulah yang memenangkan.

Dalam situasi saat ini, sebagai akibat dari dibukanya keran monopoli dalam bidang telekomunikasi di Indonesia, maka hal penting yang perlu diperhatikan oleh Telkom Indonesia untuk mempertahankan atau meningkatkan efisiensinya adalah dengan mengontrol Margin Kontribusinya.

Perbedaan antara harga jual per pulsa dibanding biaya variabel per pulsa, dan berusaha terus menaikkan laba dari margin kontribusi tiap unit pulsanya, baik itu margin kontribusi per unit maupun margin kontribusi total serta rasio margin kontribusi antara margin kontribusi dan harga jual per pulsa (p-v)/p

Caranya adalah dengan cara mengeluarkan Laporan rugi laba kontribusi.